Wagub NTT dan Staf Ahli TP PKK NTT Ikuti Program PAKU Integritas KPK



 

Jakarta;Jejakhukumindonesia.com,Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma bersama Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT, Vera Christina Asadoma menghadiri Pelatihan Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) Tahun 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ini berlangsung di Jakarta pada Kamis, (11/6/2026).


Untuk diketahui, Program PAKU Integritas 2026 diikuti oleh para Wakil Gubernur beserta pasangan dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional pencegahan korupsi yang berfokus pada tiga pilar utama: integritas pribadi, keluarga, dan kelembagaan pemerintahan yang dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI serta Gedung Merah Putih KPK RI.


Selama kegiatan, para kepala daerah mendapatkan materi mendalam yang meliputi pertama, Internalisasi nilai-nilai dasar antikorupsi dan etika kepemimpinan. Kedua, penguatan budaya integritas dalam birokrasi daerah, Identifikasi risiko korupsi dalam tata kelola pemerintahan daerah. Ketiga, penyusunan rencana aksi penguatan integritas yang konkret, dan Refleksi kepemimpinan demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.


Tidak hanya menyasar penyelenggara negara, Program ini juga memberikan pembekalan khusus kepada para istri/pasangan yang hadir dengan menegaskan keluarga sebagai benteng moral pertama yang sangat krusial bagi pejabat publik.


Langkah kompak Wakil Gubernur dan pasangan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mendukung penuh agenda nasional pemberantasan korupsi, juga menegaskan peran kepemimpinan daerah sebagai teladan utama dalam membangun birokrasi yang bersih dan berwibawa.


"Melalui pelatihan ini, nilai-nilai integritas yang diperoleh diharapkan dapat segera diimplementasikan secara berkelanjutan di NTT. Dengan target utamanya adalah mempercepat transformasi birokrasi yang Profesional dan Akuntabel, Melayani dengan Sepenuh Hati, serta Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat," jelas Wagub Johni.(*)



Baca juga