Apel Pagi Tak Sekadar Rutinitas, Kakanwil Kemenkum NTT Buka Ruang Aspirasi Jajaran

 

Kupang;Jejakhukumindonesia.com,Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan apel pagi di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (Kanwil Kemenkum NTT), Senin (5/10/26). Apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum NTT, Silvester Sili Laba, berlangsung dalam suasana santai namun tetap sarat dengan pesan penguatan kedisiplinan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.


Berbeda dari apel yang hanya menjadi rutinitas kedinasan, momentum tersebut dimanfaatkan Kakanwil sebagai ruang komunikasi terbuka bersama seluruh jajaran. Silvester tidak hanya menyampaikan arahan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pegawai untuk menyampaikan usulan, masukan, maupun pendapat terkait pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Kanwil Kemenkum NTT.


Kesempatan tersebut terbuka bagi seluruh unsur jajaran, mulai dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga peserta magang. Menurut Silvester, komunikasi yang terbuka menjadi salah satu kunci untuk membangun lingkungan kerja yang solid dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Saya ingin apel ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi ruang bagi kita untuk saling mendengar. Setiap orang memiliki peran dan kontribusi. Karena itu, jangan ragu menyampaikan ide, masukan, maupun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas,” ujar Silvester.


Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran yang telah melaksanakan tugas di wilayah Flores, khususnya tim Kanwil Kemenkum NTT yang menjalankan tugas di Desa Lamawolo, Adonara, Kabupaten Flores Timur.


Apresiasi diberikan atas komitmen dan kesediaan jajaran untuk hadir langsung di tengah masyarakat dalam menjalankan tugas kedinasan. Silvester menilai, pelaksanaan tugas di lapangan membutuhkan dedikasi, kesiapan, dan semangat pengabdian, terlebih ketika harus menjangkau wilayah yang memiliki kondisi geografis dan akses yang tidak selalu mudah.


“Saya memberikan apresiasi kepada teman-teman yang sudah turun langsung melaksanakan tugas di wilayah Flores, khususnya di Desa Lamawolo, Adonara. Kehadiran kita di tengah masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab dan pengabdian. Jangan melihat tugas hanya sebagai kewajiban, tetapi lihat juga sebagai kesempatan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.


Silvester menegaskan bahwa setiap tugas yang diberikan kepada jajaran harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pelayanan. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh pimpinan, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang ada di dalamnya.


Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun budaya kerja yang komunikatif, saling mendukung, dan terbuka terhadap gagasan baru. PNS, PPPK, maupun peserta magang dinilai memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan kontribusi positif sesuai dengan tugas dan kapasitas masing-masing.


“Kita adalah satu tim. Tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil ketika dilakukan dengan sungguh-sungguh. Saya berharap setiap orang di Kanwil Kemenkum NTT merasa memiliki organisasi ini dan mau memberikan yang terbaik. Kalau ada ide yang baik, sampaikan. Kalau ada persoalan, mari kita cari solusinya bersama,” tegas Silvester.


Apel pagi tersebut kemudian menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kerja yang lebih humanis antara pimpinan dan jajaran. Suasana yang hangat dan terbuka diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga mendorong setiap pegawai untuk berani berinisiatif, berkolaborasi, dan memberikan pelayanan terbaik.


Melalui komunikasi yang terbuka dan apresiasi terhadap kinerja jajaran, Kanwil Kemenkum NTT terus mendorong terwujudnya budaya kerja yang profesional, responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.(*)



Baca juga