NEW NORMAL SMP NEGERI 15 KOTA KUPANG PŔOSES KBM TETAP DARI RUMAH




KOTA KUPANG NTT:  JEJAK HUKUM INDONESIA-com. Di Masa New Normal covid-19, SMP Negeri 15 Kota Kupang  pada tahun pembelajaran 2020-2021 melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM)  mengunakan 2 (dua) sistim pembelajaran yaitu secara Daring dan during. Hal ini diungkapkan oleh  Federik mira tade' Kepala SMP Negeri 15 Kota kupang kepada awak media, Rabu (2/9/2020) di ruang kerjanya.

Pembelajaran mengunakan sistem daring dan during telah dilaksnakan selama Tahun Pelajaran ini dimulai namun dari hasil ini selalu kami evaluasi." jelasnya.

Lebih Lanjut federik mira tade menjelaskan bahwa “ Dari hasil pembelajaran tersebut dirinya meminta kepada para wali kelas agar dapat mendata jumlah siswa yang pembelajaran mengunakan daring dan berapa banyank siswa yang belajar mengunakan sistem during.

 SMP Negeri 15 Kota Kupang , dengan cara  Siswa masih mengunakan sistem pembelajaran During (ofline) dan sisanya mengunakan Sistem pembelajaran Daring (online),”Pungkas nya

Bagi siswa yang pembelajarannya mengunakan sistem during Kata federik tade bahwa “ Pihak sekolah tidak memberikan batas waktu pembelajaran mengapa, agar siswa memintah  android milik  orang tua agar dapat melakukan/kerjakan tugas yang diberikan sekolah dan waktunya di sesuaikan.

Bagi siswa yang sama sekali tidak memiliki Android dari pihak sekolah melaksanakan perkunjungan ke Rumah, dan kunjungan atau pantauan ke rumah dari pihak SMP Negeri 15  Kota Kupang sudah mengambil kesepakatan dengan Orang Tua / wali melewati rapat bersama dan dibuat dalam surat pernyataan sesuai keputusan rapat bersama Dinas pendidikan Kota Kupang dengan para kepala sekolah.

Pada kegiatan perkunjungan yang dilaksanakan oleh para guru, Pihak sekolah ,SMP Negeri 15 Kota Kupang mengunakan pembiayaan dari Dana BOS yaitu biaya Transportasi dan Biaya Pulsa tetapi harus  melampirkan laporan beserta Photo perkunjungan   sebagai pertangungjawaban atas pengunaan dana tersebut, mengapa karena ini adalah uang negara dan pemeblajaran daring dari sekolah mengunakan jaringan internet sekolah ,” Tegas ".edi tade.

SMP Negeri 15 kota kupang tidak ada dana untuk komite , kami hanya dana bos dan akan ada perubahan RAP di bulan september dan untuk kegiatan tidak ada  karena covid-19 jadi sebagian dana di alikan untuk virus corona. kota kupang kembali zona merah jadi anak-anak tetap belajar dari rumah(BDR).

Dalam situasi Pandemik ini, kita utamakan keterlibatan anak-anak dalam belajar, namun yang lebih baiknya kalau kita melaksanakan proses pembelajaran langsung (tatap muka) agar lebih efektif dibandingkan dengan sistem pembelajaran daring (online) dan during (ofline) "

harapan dari kepsek " Anak-Anak harus tetap semangat walaupun dengan kondisi saat ini tetapi tetap kuat dan kita berdoa kalau bisa virus corona ini bisa cepat berlalu agar kita kembali semua dan belajar seperti yang dulu secara normal." Masih dari kepsek Tugas guru tetap melayani dan menahan diri untuk tetap mengajar dengan baik walaupun pembelajaran secara online, oleh sebab itu kita akan menguatkan guru-guru untuk tetap mengikuti protokol kesehatan  ."jelasnya.

untuk orang tua bisa membantu pembelajaran jarak jauh ini , dan BDR bisa berjalan dengan  baik , dan untuk anak-anak di masa BDR yang  panjang  saya mengharapkan belajar  dengan  baik dan tugas-tugas  yang di berikan  oleh guru di kerjakan dengan baik dan tetap semangat tutup federik (HM).





Baca juga