HEADLINE

DARIUS BEDA DATON SH KEPALA OMBUDSMAN RI PERWAKILAN NTT HADIRI PERTEMUAN TAHUNAN BANK INDONESIA TAHUN 2023

Kupang;Jejakhukumindonesia.com,Kepala OMBUDSMAN NTT  menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2023 yang mengusung tema: “Sinergi Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Nasional”. 


Hadir pada pertemuan ini Sekda dan seluruh Forkompimda NTT, Perbankan dan lembaga keuangan lain, OJK, Kadin, pelaku UMKM dan seluruh stakeholders  Bank Indonesia serta dihadiri Presiden Joko Widodo secara daring. 


Agenda utama pertemuan tahunan Bank Indonesia adalah penyampaian pandangan Bank Indonesia mengenai kondisi perekonomian nasional, tantangan yang dihadapi, dan arah kebijakan ke depan serta penyampaian arahan Presiden Republik Indonesia mengenai kebijakan Pemerintah ke depan. 


Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam paparannya menegaskan, sepanjang tahun 2023, kinerja dan prospek ekonomi perkenonomian nasional tetap solid meskipun di tengah ketidakpastian global. 


Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan Indonesia tetap terjaga dan pemulihan ekonomi terus berlanjut, dengan inflasi yang terkendali hingga akhir tahun. Pertumbuhan ekonomi juga tetap baik  ditopang oleh kuatnya permintaan domestik dan eratnya sinergi kebijakan ekonomi nasional yang  konsisten dan terukur. Meski demikian, tantangan global seperti fragmentasi geopolitik, ketidakpastian pasar keuangan akibat pengaruh respons kebijakan bank sentral negara maju seiring masih tingginya inflasi yang dihadapi, ancaman perubahan iklim, dan berbagai tantangan lainnya perlu dihadapi ke depan. 


Oleh karena itu, penting untuk terus mempererat sinergi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. "pungkasnya 


Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan banyak fenomena isu domestik negara-negara yang berdampak global  seperti Amerika Serikat dengan inflasi yang tinggi, dampak perang Rusia-Ukraina, Israel-Palestina menyebabkan gangguan rantai pasok global, lonjakan harga pangan dan lonjakan harga energi. 


Sebanyak 22 negara membatasi dan bahkan menghentikan eksport pangan saat ini. Meski demikian pertumbuhan kita masih kisaran 5 persen dengan inflasi cenderung stabil di 2,6 persen. Hanya saja realisasi pemerintah daerah di sisa tiga minggu tahun 2023 baru 64 persen dan pemerintah pusat masih diangka 76 persen. Kredit perbankan agar terus didorong bagi UMKM agar bisa menggerakan sektor riil. Khusus NTT, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 diperkirakan pada kisaran 3,29 persen sampai 4,09 persen. "ungkap jokowi. 


Hingga oktober 2023, inflasi NTT tercatat sebesar 2,37 persen atau telah jauh melandai dibandingkan tahun sebelumnya sejalan dengan sinergi pengendalian inflasi oleh Tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID) yang diwujudkan melalui urban farming, gerakan budi daya pangan mandiri, operasi pasar murah, subsidi ongkos angkut dan pemasangan display harga di 3 pasar utama Kota Kupang. 


Terima kasih kepada Bank Indonesia atas pertemuan ini. Semoga bermanfaat bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. "harap ombudsman. (*)

Baca juga