HEADLINE

Danrem 161/Wira Sakti pimpin Upacara Bendera 17an

Kupang;Jejakhukumindonesia.com,Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, S.E., M.M., memimpin upacara 17an,yang dirangkaikan dengan kegiatan penyerahan senjata rakitan dari Dansatgas Pamtas RI RDTL Sektor Barat Yonkav 6/Naga Karimata di Lapangan Korem 161/Wira Sakti Jl. W. Z. Lalamentik Oebufu Kota Kupang, Rabu (17/04/2024).


Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pada amanatnya yang di bacań∑an Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Nunes menyampaikan situasi terkini 


"Dalam beberapa waktu belakangan ini, kita menyadari adanya peristiwa terkait hukum yang melibatkan anggota TNI. Kita juga mengalami musibah terbakarnya fasilitas milik TNI. Disamping itu, kita semua juga berduka atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik yang sedang melaksanakan tugas di Papua. Untuk itu, kita semua harus selalu bersikap hati-hati dan teliti dalam bertindak, serta selalu menjaga kewaspadaan di manapun kita berada," jelas Panglima TNI.


Panglima TNI juga mengingatkan tentang media sosial kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI.


"Saya mengingatkan kembali bahwa saat ini media sosial telah menjadi “medan kritik” yang cenderung dijadikan sarana dalam mempengaruhi dan merebut opini publik. Penyebaran berita bohong (hoax) akan terus berlangsung, digunakan untuk memprovokasi, dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu  kita harus lebih bijak dan cermat dalam menyikapi informasi yang berkembang, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita di media sosial. Percayalah kepada pimpinan, karena dengan demikian kita akan tetap solid dan tidak terpecah belah," tegas Panglima TNI.


Selanjutnya, disampaikan bahwa tahun 2024 ini merupakan tahun politik dengan masih akan diselenggarakannya Pilkada serentak. Terkait hal tersebut, Netralitas TNI adalah prinsip yang harus dijaga oleh seluruh anggota TNI. Jika TNI terlibat dalam kegiatan politik, maka hal ini dapat menimbulkan konflik kepentingan dan dapat mengganggu tugas pokoknya.


Diakhir amanatnya,Panglima TNI  menyampaikan beberapa penekanan yang harus dipedomani dalam setiap pelaksanaan tugas, sbb :


Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME, serta Pegang teguh Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan 8 Wajib TNI.Kedua, Tingkatkan kehati-hatian dan ketelitian dalam bertindak, serta selalu jaga kesiapsiagaan maupun kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas. Ketiga, Selalu bijak dan cermat, serta jangan mudah terprovokasi dalam menyikapi informasi yang berkembang, terutama oleh berita-berita di media sosial yang belum terjamin kebenarannya.


"Keempat, Terkait dengan tahun Politik, Netralitas TNI adalah komitmen yang harus dipegang teguh dan dijaga oleh seluruh anggota TNI. Kelima, Seiring perubahan lingkungan strategis yang dinamis, setiap Prajurit dan PNS TNI harus menjadi energi dan solusi bagi kinerja organisasi TNI, guna mewujudkan TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif". Tegas Panglima TNI.


Tampak hadir pada kegiata Upacara 17an, Kasrem 161/Wira Sakti, Para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, Dan Kabalak Aju Kodam IX/Udayana dan seluruan parajurit TNI dan PNS karem 161/Wira Sakti.( *Penrem*)

Baca juga