Bupati Kupang Hadiri Reses Anggota DPR RI Victor Bungtilu Laiskodat di Desa Tesbatan

 

 

Oelamasi;Jejakhukumindonesia.com,Bupati Kupang Yosef Lede, menghadiri kegiatan reses Anggota DPR RI dari Partai Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat yang berlangsung di Desa Tesbatan pada Minggu (22/02/2026). 


Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Anggota DPR Kota Kupang Meirlon M.D. Fanggidae, Ketua DPD Partai Nasdem Kab. Kupang Sofia Malelak De Haan, serta Anggota DPRD Kab. Kupang Benediktus Humau, Ferdinan Lapudaos, dan Sekretaris Partai Nasdem Nelson Ndolu.

 

Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede mengucapkan terima kasih kepada Viktor Bungtilu Laiskodat atas kontribusinya dalam Membangun Kabupaten Kupang. 


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kupang, kami mengucapkan terima kasih kepada Viktor Laiskodat selaku Ketua Fraksi Partai Nasdem dan Juga Anggota DPR RI. selanjutnya Reses merupakan tugas anggota DPR untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Saya berharap masyarakat Desa Tesbatan dapat memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan harapan mereka, termasuk yang belum terjawab oleh pemerintah daerah agar dapat diperjuangkan di tingkat pusat," 

 

Sementara itu, Viktor Bungtilu Laiskodat mengapresiasi kinerja Bupati Yosef Lede yang dinilainya pandai membangun komunikasi dengan pemerintah pusat.


 "Kita butuhkan pemimpin yang pandai, berlari kencang, dan bergerak cepat dalam menyentuh kehidupan masyarakat seperti Pak Bupati ini, terutama di tengah kekurangan anggaran saat ini,".

 

Viktor Laiskodat juga menekankan pentingnya memperkuat pendidikan mulai dari jenjang Paud hingga SMP, serta mengoptimalkan potensi lokal di Desa Tesbatan. Menurutnya, Kabupaten Kupang memiliki potensi besar melalui lahan luas, destinasi wisata, dan tumbuhan kelor yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

 

"Kelor adalah pohon ajaib yang memiliki manfaat besar, bahkan menurut penelitian dapat membantu meningkatkan daya ingat. Saya berharap Desa Tesbatan dapat menyediakan lahan untuk menanam 10.000 pohon kelor, bahkan menyediakan 10 hektar untuk Tesbatan 1 dan 2 yang siap saya beli. Tujuannya adalah menjadikan Kabupaten Kupang sebagai pusat kelor," jelas Viktor.

 

Selain itu, ia juga menyebutkan telah berkontribusi dalam membantu masyarakat terkait kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan, namun menolak untuk membantu biaya pernikahan. Ia berharap potensi sektor perikanan dan kelautan juga dapat dikembangkan secara optimal.(*)

Baca juga