- #
- #PD
- #PDUI#
- Advokat Jhon Samurwaru
- Agustinus Fanggi
- Andre Lado
- Aurelius Do'o
- AURI
- Baksos
- Bank NTT
- Bansos
- BANTUAN HUKUM GRATIS
- BEDA BUKU
- BI
- BISNIS
- BUMN
- Bupati Ngada
- Cagliari Bunga
- Daerah
- DAMKAR
- DANA DESA
- DPC P3HI Kota Kupang
- DPC PWMOI Ngada
- DPP MOI
- Dprd kota
- DPW MOI Provinsi NTT
- EKONOMI
- ekonomi/kemasyarakatan
- ekonomi/kesehatan
- Ekonomi/kreatif
- Galis Bunga
- Herry Battileo
- HPN 2026
- HUKRIM
- HUKUM
- HUKUM.
- HUT
- HUT RI
- HUT TNI
- Imelda Christina Bessie
- Indra Gah
- Jusuf Rizal
- KAMIJO
- Kapolda NTT
- Kasus Krmatian Bocah YBR
- KEAMANAN DAN KETERTIBAN
- KEBERSIHAN
- kerja sama
- Kerja sama pemkot
- KERJA SAMA PEMPROV & TNI
- KERJA SAMA PEMPROV DAN TNI
- KESEHATAN
- KESHATAN
- Ketua PMI Kota Kupang
- Ketum PWMOI
- KOMSOS
- komsos TNI
- KOPERASI
- KUNKER
- KURBAN
- LBH SURYA NTT
- MILITER
- Miranda Lay
- MOI NTT
- NASIONAL
- NASONAL
- Oknum Guru SDI Sikumana 3
- OLARAGA
- OLARAGAH
- OPINI
- PARAWISATA
- Pelantikan MOI NTT
- pelantikan/karantina
- PEMERINTAH
- Pemkot
- PEMKOT BEDA RUMAH
- PEMKOT DAN TNI
- Pemprov NTT
- pend
- PENDIDIKAN
- Penipuan
- perhub
- PERKARA
- Perlawanan Eksekusi
- pers ntt
- peternakan
- PKK
- PKK KOTA
- PKK KOTA KUPANG
- PMI
- PMI Kota Kupang
- POLDA NTT
- POLITIK
- Polres Ngada
- POLRI
- Polsek Maulafa
- pramuka
- PROFIL
- PWMOI
- pwoin
- pwoin ntt
- PWOIN-NTT
- Ramly Muda
- Rasional
- REGIONAL
- RELIGI
- Ripiah
- Sengketa Tanah
- SERBA-SERBI
- SEREMONIAL
- TMMD
- TNI
- TNI-POLRI
- TNI/POLRI
Wali Kota Kupang Apresiasi Kunjungan Dirjen Polpum Kemendagri RI di Kupang
Kupang;Jejakhukumindonesia.com,Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI, Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CgRE, atas kunjungan kerja di Kota Kupang, Senin (23/2).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya Kemendagri, Bisri, S.Sos., M.Si., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tingkat Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, para pimpinan lembaga agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, para Staf Ahli Wali Kota Kupang, para Asisten Sekda Kota Kupang, para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Kupang, serta para camat dan lurah se-Kota Kupang.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wali Kota mendampingi Dirjen Polpum Kemendagri meninjau lokasi UMKM Takjil Ramadhan di depan Gereja Katedral Kristus Raja, mengikuti kegiatan Penanaman Anakan Tanaman Produktif dalam rangka Ketahanan Pangan Berbasis Fungsi Sosial Rumah Ibadah di Masjid Al-Ikhlas Bonipoi, serta meninjau lokasi pemberdayaan jemaat di halaman GMIT Horeb Perumnas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Masjid Al-Ikhlas Bonipoi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat kepada Kota Kupang. Ia menegaskan bahwa kehadiran Dirjen Polpum beserta jajaran tidak hanya menjadi kunjungan seremonial, tetapi membawa gagasan, program, serta semangat pemberdayaan yang konkret bagi masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan seluruh warga Kota Kupang, kami mengucapkan limpah terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kehadiran Bapak Dirjen hari ini menjadi energi dan motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Wali Kota.
Ia menegaskan bahwa kegiatan hari ini menjadi bukti nyata bahwa rumah ibadah bukan hanya tempat berdoa, tetapi juga dapat menjadi pusat penggerak sosial, pusat pemberdayaan umat, serta motor ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Penanaman anakan tanaman produktif di lingkungan masjid dan gereja, menurutnya, merupakan simbol persaudaraan lintas iman yang tumbuh dalam tindakan nyata. “Gereja dan Masjid mengambil peran dalam merawat lingkungan, serta menjaga ketahanan pangan. Ini menunjukkan bahwa kerukunan di Kota Kupang tidak berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan dalam kerja bersama,” tegasnya.
Wali Kota juga menyampaikan bahwa Kota Kupang berhasil masuk dalam 10 besar Indeks Kota Toleran nasional serta menerima penghargaan sebagai kota damai dan inklusif. Ia menekankan bahwa capaian tersebut bukan semata prestasi pemerintah, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kerukunan di Kota Kupang bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi sumber kekuatan. Kalau kita mau berjalan cepat, kita berjalan sendirian. Tapi kalau mau berjalan jauh, kita harus berjalan bersama-sama. Dengan gotong royong, kita bisa melampaui berbagai keterbatasan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung tantangan efisiensi anggaran, namun menegaskan bahwa hal tersebut harus dijawab dengan kolaborasi dan inovasi. Dengan kebersamaan antara pemerintah, rumah ibadah, komunitas, dan seluruh masyarakat, Kota Kupang diyakini mampu membangun ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, dalam arahannya, Dirjen Polpum Kemendagri menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Kupang dan seluruh tokoh masyarakat atas capaian Kota Kupang yang berhasil masuk 10 besar Indeks Kota Toleran nasional. Ia menilai praktik toleransi di Kota Kupang bukan sekadar slogan, tetapi tampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk sinergi lintas iman dalam kegiatan sosial dan ekonomi. Ia secara khusus menyoroti lokasi penjualan takjil Ramadhan yang berada tepat di depan halaman Gereja Katedral sebagai simbol toleransi yang hidup dan nyata.
Menurutnya, pemandangan umat Muslim berjualan takjil di depan gereja, dengan dukungan dan penerimaan dari pihak gereja, merupakan praktik toleransi yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi telah menjadi budaya sosial yang terbangun dengan baik di Kota Kupang.
Dirjen juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ikhtiar dalam membangun kemandirian pangan. Ia menekankan bahwa doa terbaik adalah ikhtiar yang diwujudkan melalui langkah konkret seperti menanam, beternak, dan memberdayakan lahan yang ada, termasuk di lingkungan rumah ibadah dan sekolah.
Ia mendorong pengembangan model ketahanan pangan berbasis rumah ibadah melalui pembangunan greenhouse percontohan, pelibatan generasi muda, serta pendampingan teknis agar inisiatif tersebut dapat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi bagi umat.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama di Masjid Al-Ikhlas Bonipoi dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, mempertegas komitmen bersama untuk terus merawat toleransi, memperkuat kolaborasi, dan membangun ketahanan pangan berbasis gotong royong di Kota Kupang.(*/ crd)





.jpg)


